Rabu, 26 Juli 2017

SKS Versi Reefa

Asslamu'alaikum Sahabat PENA...


Sahabat pernah merasakan hal ini gak???
Saat kepepet semua jadi mungkin😍
Tapi, apakah harus menunggu kehimpit baru akan berubah?
Menunggu tercekik baru akan bangkit?
Atau berusaha sebelum semua itu terjadi?

Keputusan ada di tanganmu Sahabatqw...
So never say this to late
But stay strong to be a wonderfull😍😍😍

Aku suka banget belajar sistem SKS. Pasti udah pada taukan SKS itu apa? hehe yang tau orang yang sama denganku. Suatu ketika ujian praktek mengajar di sekolahku. 3 hari sebelum dijadwalkan sebagai pengajar, Ustadzah memberi pemberitahuan. Namaku keluar waktu itu, ini alamat bahwah nanti malam aku gak akan tidur di atas kasur. Hiks sedih gak sih? Ya waktu semalam itu harus aku kejar dengan menulis persiapan mengajar. Sampai akhirnya aku harus berbantal bangku. Jadi serasa nostalgia kembali. hehe

Esoknya aku sudah harus mengumpulkan tulisan yang kutulis semalam agar dikoreksi. Sembari menunggu koreksian Pembimbing kugunakan untuk belajar praktek. Bahan tulisan baru akan diberikan malam nanti. Hujan bergemuruh, petir menggelegar dikala aku harus mencari Pembimbingku. Basah kuyup udah biasa. Malam ini adalah penentuan esok aku akan mengajar tanpa ada kesalahan. Hingga akhirnya persiapan udah di tangan. Kupelajari segala metode pembelajaran esok, kebetulan aku mengajar Pelajaran Terjemah. Metodenya njlimet. Nasi sudah menjadi bubur. Waktu malam yang seharusnya aku gunakan untuk belajar malah ketiduran di atas meja belajar. 

Bangun subuh jadi tidak karuan. Jadilah pakai sistem SKS ala Reefa. Sistem Kebut Subuhan waktu itu. Sedih mengingatnya. Hiks. Aku kebut belajar dari subuh hingga pagi jadi lupa sarapan. Semua jadi terbengkalai. Mandi asal-asalan. Metode pembelajaran hampir 20 poin belum aku hafal sepenuhnya, dan itu harus urut. Gimana nggak puyeng ngafalin 20 metode dan harus runtut. 

Saatnya mengajar. Aku masuk dalam ruangan kelas. Andai semua metode pembelajan kukuasai. Asli nggak akan gemeteran seperti ini. hahaa... pengalaman menyedihkan. 

Fix jangan dilanjutin, nanti aku tambah nyesek sahabat. wkwkwk
Nah Sahabat belajar dari pengalaman, jangan ikutin aku yah....

Perubahan datang saat terhimpit, nih kayak aku belajar ngeblog. Baru nyadar kalo blog bisa menjadi nilai plus buat branding diri. Jadi baru mau exis lagi deh...heee