Rabu, 26 Juli 2017

Tinggalkan Kekosongan!

Bismillah....
Assalamualaikum Sahabat PENA😃
Tetap semangat puasanya ya...

Energi positif itulah yang membawaku pada kegiatan ini. Sebelumnya menulis adalah kegiatan yang hampir kulupakan. Namun, dengan berkumpul bersama kelompok se visi membawaku pada titik ini.
Impian yang hampir punah. Kini hadir kembali. Kutata keyakinan itu menjadi niat yang membara. Kubuka kembali lembaran segala harapan yang pernah kutulis. Dan kembali mengisi kekosongan dengan refleksi diri.
Sebagai pemuda, aku terlena dengan alur kehidupan. Hingga kini semua itu butuh dieksekusi. Dan jalan satu-satunya adalah meninggalkan kekosongan!
Sebagaimana pepatah Arab:
إن الشباب والفراغ والجدة مفسدة للمرء أي مفسدة
_Innasyababa wal farogho wal jidata mafsadatun lilmar'i ayya mafsadah_
"Sesungguhnya pemuda, waktu kosong dan harta itu adalah PERUSAK bagi seseorang, di dalam apa-apa kerusakan itu. "

Kekosongan akan selalu menjadi cela munculnya pemikiran negatif. Karena di sanalah setan menjelma. Ibarat gelas kosong yang butuh di isi, tugasku adalah memilah mana yang baik dan buruk.
Pemuda memang memiliki POWER. Namun ia bisa terjerembab dalam keputusasaan. Sebagaimana kata Bung Karno "Berikan aku sepuluh pemuda, maka akan kuguncangkan dunia". Inilah bukti bahwa pemuda sangat tangguh.
Sahabat Pena silahkan memilih. Menjadi salah satu pemuda Bung Karno? Atau pemuda yang hanya mengahabiskan waktu di gadget?
Lanjut di komentar yah😉